Kasus Selingkuh PNS Pemkot Didominasi Guru dan Tenaga Medis

Surabaya (KN) - Meprihatinkan Perselingkuhan kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemkot Surabaya merajalela. Inspektorat Wilayah Surabaya, mengeluarkan rilis terkait kasus perselingkuhan di lingkungan PNS Kota Surabaya. Dari data itu, paling banyak perselingkuhan dilakukan oleh guru dan tenaga medis.

Pada 2012 ini, menurut pihak Inspektorat Wilayah, sebanyak 80 persen dari kasus perselingkuhan di lingkungan PNS, pelakunya adalah guru dan tenaga medis. Data ini terungkap saat Komisi A DPRD Surabaya menggelar ‘hearing’ dengan Inspektorat Wilayah Kota Surabaya.

Saat itu, Imam Sugondo selaku Inspektur Inspektorat Wilayah Surabaya membeberkan data jika ada 200 lebih kasus yang ditangani pihaknya. Dari jumlah tersebut, 60 persen kasusnya adalah masalah kerumahtanggaan hingga berbuntut perceraian. Pemicunya adalah perselingkuhan.

“Kita juga kaget karena dari seluruh kasus itu, 80 persen pelakunya adalah guru dan tenaga medis. Ini sangat memprihatinkan karena guru yang seharusnya menjadi contoh baik bagi muridnya, justru berlaku tidak baik. Apalagi, pemerintah saat ini sangat konsen dengan masalah pendidikan dan kesehatan,” kata Wakil Ketua Komisi DPRD Surabaya Alfan Khusaeri.
Alfan menyoal masalah perselingkuhan guru dan murid ini lantaran, keduanya sama-sama menangani manusia. Yang dikhawatirkan, kalau persoalan pribadi itu terimbas sampai ke pekerjaan, maka kinerja dua pelayanan ini pun amburadul.

“Kinerja mereka berpengaruh pada orang lain, ini bahaya. Dewan meminta agar Pemkot segera turun tangan untuk melakukan pembinaan personal dan psikologis PNS, terutama bagi guru dan tenaga medis. Inspektorat juga jangan sampai main ambil keputusan dengan merekomendasikan pemecatan PNS bersangkutan. Semua harus dibina, jangan diputusi sepihak,” kata Alfan. (Jack)

 

Foto : Ilustrasi PNS selingkuh

Tags: , , ,

Artikel Terkait

Bagikan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*